Skip to main content

Inilah Cara Mudah Mencari Referensi Gaya Busana Muslim

Selain traveling, perkembangan busana muslim semakin menarik untuk diikuti beberapa tahun belakangan ini. Selain menampilkan kesan syar’i, tak ada lagi alasan untuk menjauhi busana muslim hanya karena alasan ketinggalan zaman. Bahkan kini banyak selebriti Indonesia yang terjun ke dunia desain busana muslim lho. Wah, menarik sekali, ya.



Bagi kita yang ingin mencari referensi gaya busana muslim modern, beberapa cara mudah berikut ini siap memandu kita untuk melakukannya. Bergaya keren ala selebriti dengan busana muslim pun bisa segera terwujud :



Mencari Referensi di Dunia Maya

Cara yang satu ini paling mudah dilakukan. Ada banyak situs terkemuka yang menyediakan informasi tren busana muslim. Kalau ingin berbelanja busana muslim secara online, kita bisa segera mengunjungi MatahariMall. Ada banyak sekali model dan motif terbaru baju gamis yang sudah disiapkan MatahariMall untuk wanita muslim Indonesia.

Bahan yang nyaman, model kekinian, dan harga terjangkau pasti membuat kita jadi makin tertarik. Tak perlu khawatir soal proses pembayaran. Karena toko online Lippo Group ini menyiapkan beragam cara pembayaran sepertitransfer antar bank, internet banking, kartu kredit, Cash On Delivery (COD), dan O2O (online to offline).

Menyaksikan Acara Televisi

Setiap akhir pekan memang selalu ada tayangan menarik di televisi. Salah satu yang tak boleh dilewatkan adalah acara fashion yang membahas tren busana muslim. Setelah menonton acara-acara tersebut, kita pasti mendapatkan inspirasi seru untuk memadukan warna dan model busana muslim. Tak harus selalu membeli baju baru, busana muslim yang sudah kita miliki juga bisa dimanfaatkan kembali untuk menciptakan gaya yang berbeda.

Jalan-Jalan, Yuk!

Ternyata jalan-jalan tak cuma membuat kita rileks lho. Banyak gaya busana muslim keren yang bisa kita temukan ketika sedang berjalan-jalan. Melihat tren busana muslim terbaru di pusat perbelanjaan bersama para sahabat tentu akan menciptakan suasana seru tersendiri bagi kita.Selain jalan-jalan ke mall, kita juga bisa menyempatkan diri untuk jalan-jalan ke tempat terbuka. Sehingga kita mendapatkan banyak referensi busana muslim untuk berbagai kegiatan mulai dari hangout hingga aktivitas olahraga.

Nah, supaya tidak mati gaya, yuk segera praktikkan 3 cara mudah tersebut. Karena tampil cantik itu tak harus mahal, melainkan hanya butuh eksplorasi gaya dengan busana muslim modern yang tepat. Selamat mencoba!

Comments

Popular posts from this blog

Kebodohan di Situ Gunung

Posisi yang sudah di Bogor usai berbagi inspirasi ke adik-adik Smart Ekselensia tidak membuat saya dan Hanis langsung pulang ke Bekasi begitu saja. Kami lantas melanjutkan perjalanan ke Sukabumi dengan menggunakan Kereta Pangrango yang kebetulan hanya seharga duapuluh lima ribu rupiah. Pemandangan di sepanjang rel yang baru aktif kembali ini menyuguhkan hamparan sawah dan ladang hijau. Arus sungai yang amat deras juga menemani perjalanan yang memakan waktu dua jam ini.

Jogjakarta dan Angkringan Wijilan

Stasiun Lempuyangan Saya kembali berada di dalam kereta menuju Jawa, tepatnya Lempuyangan, Jogjakarta. Kereta dengan tarif delapan puluh lima ribu rupiah ini terasa begitu panas, entah memang suhu bumi yang semakin naik atau memang keadaan gerbong kami yang memprihatinkan. Kebetulan saat itu kami mendapat gerbong paling belakang dengan air conditioner yang terlihat begitu lemah. Kembali ke Jogjakarta, namun dengan tim dan tujuan yang berbeda. Kalau biasanya Jogja hanyalah tempat untuk transit sebelum mendaki gunung, kali ini saya dan tim akan menghabiskan waktu di Jogja selama tiga malam tanpa harus memikirkan kerjaan kantor yang menggunung. Ini adalah kesempatan dimana kami dapat me-refresh pikiran untuk kembali menjadi sebuah tim yang solid dengan semangat baru.

Tragedi H-40 Menjelang Pernikahan

Foto diambil tahun 2013. Saat punggung nyeri karena naik gunung bawa beban berat. Premenstrual syndrome membuat saya menjadi perempuan yang menyebalkan. Hari itu, ibu membangunkan saya lebih pagi, agar bergegas menyiapkan sarapan dan berangkat ke kantor. Namun sikap malas saya membuat ibu jengkel dan menggerutu. Alih-alih bertengkar dan merusak suasana pagi, ibu memilih untuk bermain bersama anak bungsu dan cucu pertamanya, membiarkan saya yang tubuhnya seperti sapi gelonggongan ini teronggok di atas kasur, menahan perut yang mulai mulas tak karuan. Kakak saya yang baru belajar online shop tiba-tiba mengetuk pintu kamar. "Apa?", tanya saya sekenanya. Ia bertanya, apakah saya memiliki kardus untuk packing cheese-stick yang dijualnya. Ia sedang membutuhkan kardus ukuran besar untuk packing cheese-stick seberat 20 kilogram. Dengan ketus saya menjawab, "Nanya kardus ke saya. Memangnya saya pemulung?"