Skip to main content

Solo Traveling atau Traveling ke Solo? Dua-duanya Bisa!


Hai, Traveler yang budiman :)
Menurut kalian, kota mana sih yang paling berkesan dari segi wisata, sejarah, kuliner dan memiliki kenangan tersendiri? Pasti rata-rata menjawab Yogyakarta dan Bandung! Iya, Yogyakarta dan Bandung memang paling unggul dalam segi wisata, sejarah dan kuliner. Terlebih lagi kedua kota tersebut memiliki kesan romantis sehingga pastinya memiliki kenangan tersendiri bagi teman-teman traveler. Yogyakarta dan Bandung lebih asik bila dijelajahi bersama pasangan, bukan? Kalau Solo traveling cocoknya kemana, yah?

Jangan bingung! Solo juga punya semuanya!
Kadang kita melupakan sebuah kota kecil yang terletak di Provinsi Jawa Tengah ini. Kota yang pernah diperintah oleh Pak Jokowi ini ternyata diam-diam memiliki potensi yang tak kalah hebat dengan Yogyakarta dan Bandung. Slogan Kota Solo sendiri yaitu "Solo : The Spirit Of Java" yang berarti jiwanya Jawa. Serta memiliki semboyan "Berseri" yang merupakan singkatan dari Bersih, Sehat, Rapi dan Indah. Kebayang, kan gimana nyamannya Kota Solo?


Berkas:Solo Collage.jpg
Sumber : Wikipedia


Kota Solo cukup aman untuk Solo Traveling. Akses menuju kesana pun mudah. Bisa dengan menggunakan pesawat, kereta, bus atau kendaraan pribadi. Untuk pesawat, teman-teman traveler bisa mencari penerbangan dengan tujuan Bandara Internasional Adi Sumarmo dengan kode (SOC). Untuk kereta, Kota Solo memiliki tiga stasiun utama yaitu Stasiun Solo Jebres, Stasiun Purwosari dan Stasiun Solo Balapan. Terlebih lagi dengan Bus, jangan takut bila tiba di Terminal Tirtonadi. Tak akan kalian temukan calo' atau preman seperti di kota-kota lainnya. Penduduk Solo yang ramah membuat kota ini semakin nyaman untuk dikunjungi. Sementara, bila datang ke Solo dengan menggunakan kendaraan pribadi pun tak sulit. Letaknya tak begitu jauh dari Yogyakarta. Papan penunjuk jalan juga terpampang dengan jelas. Nggak akan nyasar deh pokoknya! Kalau mau keliling-keliling Solo sendirian tapi tidak punya kendaraan, bisa naik Batik Solo Trans seharga tigaribu rupiah. Atau bila butuh sopir pribadi, Bapak Tukang Becak siap mengantar kemanapun teman-teman traveler pergi.




Di Solo, enaknya pergi kemana?



Sumber : tentangsolo.web.id


Taman Kota Balekambang, hutan kotanya warga Solo yang teduh dan rindang karena pohon-pohon tinggi. Tempatnya asyik buat piknik keluarga,  tempat bermain anak-anak, kumpul komunitas atau kopi darat. Banyak juga kok yang ngajak pacarnya jalan-jalan kesini. Hihihi

Taman Sriwedari, yaitu sebuah taman yang dijadikan pusat budaya dan kesenian Jawa. Diisi dengan berbagai pertunjukkan wayang, tempat bermain anak-anak dan tersedia pusat makanan tradisional.

Kampung Batik Laweyan, disini tak hanya tempat jualan batik, jarik maupun lurik. Tapi bisa juga belajar membuat batik sekaligus mengetahui sejarah dan arti dari batik itu sendiri. Suasana Laweyan dengan bangunan tua, gedung-gedung yang tinggi dan memiliki banyak lorong membuat Solo traveling semakin terasa unik! Seperti terpental ke masa lalu. Eaaaak~

Keraton Kasunanan, nah disinilah istana Raja Pakubuwono yang dibangun megah dengan perpaduan gaya Eropa dan Jawa. Arsiteknya pasti orang luar negeri. Keraton ini letaknya di alun-alun kota Solo. Ada juga Puro Mangkunegaran yang dibangun oleh Raden Mas Said atau Mangkunegara I. Jangan sampai tertukar, ya!

Pasar Klewer, letaknya tak begitu jauh dari alun-alun kota. Yang paling mengesankan adalah harga pakaian dan oleh-oleh disini begitu murah. Termasuk biaya parkir motor yang hanya lima ratus rupiah. Saya saja sampai bengong ketika menyerahkan selembar uang bergambar pattimura dan diberi kembalian uang logam limaratusan. Ada juga Pasar Kliwon, Pasar Legi, Pasar Kleco, Pasar Gede dan Pasar Malam Ngarsopuro.

Night Market Ngarsopuro, biasanya selau dijadikan citywalk pada malam minggu. Teman-teman traveler bisa menghabiskan waktu untuk menikmati pemeran musik, foto, bazaar, berbelanja buku, baju dan aksesoris murah di sepanjang jalan ini.

Solo Grand Mall, iya Solo juga memiliki sebuah Mall yang berdiri megah di jantung kota Solo dan dikelilingi oleh hotel-hotel berbintang. Tak perlu takut mencari penginapan dan kebutuhan hidup disini. Solo nggak udik-udik amat kok :)

Suvenir Khas Kota Solo (Sumber: tentangsolo.web.id)


Kalo Wisata Alam, Solo punya apa?


Air Terjun. Solo memilikki banyak air terjun seperti Grojogan Sewu, Jumog, Parang Ijo, Segoro Gunung dan lain-lain.

Gunung. Dari kota Solo, teman-teman traveler bisa mampir ke-tiga gunung terdekat yaitu Gunung Lawu yang terletak di perbatasan antara Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Ada juga Gunung Merapi dan Gunung Merbabu yang terletak di kawasan wisata Selo, Kabupaten Boyolali. Biasanya ada semacam bus atau angkot khusus yang bisa mengantar teman-teman traveler menuju pos pendakian.

Candi. Di Kabupaten Karanganyar, tepatnya di lereng Gunung Lawu terdapat beberapa candi peninggalan kebudayaan Hindu-Budha seperti Candi Monyet, Candi Cetho, Candi Sukuh dan lain-lain.

Sungai. Bengawan Solo adalah sungai yang paling terkenal dan di abadaikan dalam sebuah lagu keroncong. Sungai ini terbentang di sepanjang Kota Solo.


Sudah puas jalan-jalan, saatnya makan!!!

Solo terkenal dengan makanan tradisionalnya seperti nasi liwet, nasi timlo, nasi gudeg ceker, bakso Solo, pecel, sate buntel dan masih banyak lagi. Jangan lupa untuk berkunjung ke kedai surabi terkenal di Kota Solo yaitu Serabi Notosuman. Rasa Surabinya benar-benar lumerrr di mulut. Ada juga pusat jajanan di sepanjang koridor Gladag yang biasa dikenal dengan Galabo (Gladang Langen Bogan) entah apa artinya, namun Galabo adalah pusat jajanan terbesar di kota Solo.

Sumber: Solopos.com


Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, pesan tiket dan rencanakan Solo Traveling ke Solo!!
                   
                    

Comments

  1. Solo memang kota yang sangat menarik. Jangan lupa Solo juga punya kalender event tahunan, salah satunya event Solo Batik Carnival (SBC), infonya bisa dilihat di http://catatanpunyarose.blogspot.com/2013/11/solo-batik-karnival.html

    ReplyDelete
  2. dulu ps ke solo juga solo backpacking..

    ReplyDelete
  3. selalu menyambangi solo karena 3 hal, disuruh (lebih tepatnya dipaksa) bokap mengunjungi keluarga, mau naik gunung, atau numpang lewat ke kota lain.. Parah banget ya gw.. Hahahaha..

    kapan2 ke solo dengan solo backpaking ahh.. hehehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaahh.. sayang banget. kalo aku kebetulan kampungnya deket solo :)

      Delete
  4. kota yg bersih,aman, dan penduduknya ramah. tidak takut nyasar.
    menikmati perjalanan di solo

    ReplyDelete
  5. kapan2 kalo ke solo lagi, mampir ke rumah saya ya mbak agit..hehehe ^^

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Apa Tujuan dan Alasanmu Naik Gunung?

Mungkin banyak dari teman-teman yang masih bingung, untuk apa tujuan kalian naik gunung?  Beberapa biasa menjawab seperti ini : Mensyukuri nikmat Tuhan bahwa Alam Indonesia indah Menikmati ketinggian Bermain dengan awan Melihat pemandangan yang nggak bisa dilihat di kota Memaknai arti kehidupan yang sebenarnya Merasakan kesenangan tersendiri ketika sampai puncak Mengartikan apa itu kebersamaan Menghilang dari peradaban Bosan dengan rutinitas Olahraga Mencari jodoh Passion  Hobi Lifestyle Ikut-ikutan Atau ada tujuan lain dari naik gunung? Silakan diisi di kolom komentar :) Saya sendiri bingung ketika orang tua bertanya, "Untuk apa naik gunung? Sudah melelahkan, beresiko pula. Bagaimana kalau hilang? Dimakan binatang? Meninggal karena kedinginan?" Saya hanya bungkam dan berteriak dalam batin saya sendiri, bahwa takdir-Nya telah tertulis rapi di Lauhul Mahfudz. Setidaknya, saya selalu berhati-hati dalam menjalankan kegiatan apapun. Mungkin beberapa ...

Transformasi Universitas Negeri Yogyakarta dalam Mengedepankan Teknologi dan Pendidikan

Saya Agita Violy, seorang guru PAUD di sebuah kota kecil yang dikelilingi suara anak-anak, riuh tawa, dan mimpi-mimpi yang masih polos. Di ruang kelas sederhana itu, saya terus belajar. Belajar bukan hanya dari buku, tapi juga dari pertanyaan-pertanyaan lugu yang kadang justru mengajarkan saya tentang hidup. Suatu malam, setelah menidurkan anak dan menyelesaikan laporan pembelajaran, saya membuka laman Instagram Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) . Di sana, terpampang kabar tentang diluncurkannya Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) untuk jenjang Magister dan Doktor . Seketika, hati ini berdegup. Apakah ini artinya saya, dan ribuan guru lain di penjuru Indonesia, bisa menggapai mimpi akademik tanpa meninggalkan ruang kelas kami? Menengok UNY: Sebuah Perjalanan dari Masa ke Masa Source: KuliahAja.id UNY bukan kampus asing di telinga. Namanya melegenda sebagai salah satu kampus pendidikan terbaik di negeri ini. Dahulu dikenal sebagai IKIP Yogyakarta, kini UNY telah bermetamorfosis men...

Tragedi H-40 Menjelang Pernikahan

Foto diambil tahun 2013. Saat punggung nyeri karena naik gunung bawa beban berat. Premenstrual syndrome membuat saya menjadi perempuan yang menyebalkan. Hari itu, ibu membangunkan saya lebih pagi, agar bergegas menyiapkan sarapan dan berangkat ke kantor. Namun sikap malas saya membuat ibu jengkel dan menggerutu. Alih-alih bertengkar dan merusak suasana pagi, ibu memilih untuk bermain bersama anak bungsu dan cucu pertamanya, membiarkan saya yang tubuhnya seperti sapi gelonggongan ini teronggok di atas kasur, menahan perut yang mulai mulas tak karuan. Kakak saya yang baru belajar online shop tiba-tiba mengetuk pintu kamar. "Apa?", tanya saya sekenanya. Ia bertanya, apakah saya memiliki kardus untuk packing cheese-stick yang dijualnya. Ia sedang membutuhkan kardus ukuran besar untuk packing cheese-stick seberat 20 kilogram. Dengan ketus saya menjawab, "Nanya kardus ke saya. Memangnya saya pemulung?"