Skip to main content

Liburan Random di Nusantara, Ikuti Tips Ini Agar Hemat


Setiap orang, terutama yang punya kesibukan rutin setiap harinya, pasti perlu beberapa hari untuk melepas penat. Liburan ke alam jadi salah satu pilihan untuk menyegarkan kembali otak yang sudah diperas selama berminggu-minggu oleh pekerjaan yang menumpuk. Seperti yang sudah kita semua tahu, Indonesia sendiri menyimpan banyak tempat dengan pemkamungan alam yang sudah tak perlu diragukan lagi keindahannya.

Dari ujung barat hingga timur negeri kita ini, tersimpan banyak sekali 'surga', baik yang sudah komersil maupun yang masih tersembunyi. Dengan pesawat Air Asia, traveling ke seluruh Nusantara tanpa perlu takut ladi bakal menghabiskan biaya mahal. Kok bisa? Tentu saja, karena seperti halnya maskapai penerbangan yang ada di Indonesia ini, Air Asia juga punya penawaran khusus berupa harga promo untuk beberapa rute.


Ingin ke mana kamu liburan selanjutnya? Masih belum ada ide? Bagaimana kalau kamu melakukan perjalanan wisata secara random saja? Tentunya bakal lebih seru bukan? Untuk perjalanan menuju beberapa kota yang ada di Indonesia, langsung saja cek website resmi atau agen tour and travel, cari harga paling murah ke salah satu kota yang ada, lalu pesan tiket pesawat Air Asia tersebut segera. Nah, kini kamu sudah punya tujuan!

Dengan kota tujuan yang dipilih secara random berdasarkan harga tiket paling murah yang ditawarkan pesawat Air Asia ini, baru kemudian kamu survei dulu ada tempat menarik apa saja di sana. dengan bantuan Google, tentu proses survei ini jadi lebih gampang. Apa saja sih yang harus kamu cari tahu tentang tempat yang akan jadi tujuan liburan kamu kali ini? Yuk cek beberapa poin berikut.


1. Tempat-Tempat Wisata
Tujuan dari perjalanan kamu ini untuk berlibur, karenanya pastikan bahwa tempat-tempat yang kamu kunjungi di sana nanti bisa bikin kamu refresh. Cari tempat wisata alam yang paling banyak direkomendasikan di berbagai media. Dengan membaca review tempat, kamu sudah bisa kok menentukan apa perlu berkunjung ke sana atau tidak, meskipun indah atau tidak itu memang relatif.

2. Sarana Transportasi
Hal yang sangat penting harus kamu tahu, tentu saja sarana transportasi. Liburan murah memang sebaiknya menghemat dari berbagai lini. Jika sudah dapat tiket pesawat Air Asia murah, kamu pun juga bisa memakai sarana transportasi murah, seperti angkutan kota misalnya. Cari tahu, harus naik angkutan kota dengan rute apa saja untuk bisa membawa kamu ke lokasi yang sudah dipilih.

3. Tempat-Tempat Makan
Di setiap daerah yang ramai menjadi tujuan wisata, biasanya memang banyak pilihan tempat makan dengan menu-menu khas mereka. kamu tentu harus pkamui-pkamui memilih, atau cari tahu dulu tempat makan mana saja yang harganya bersahabat. Jika memang ingin liburan tanpa takut biaya mahal, bahkan makanan pun harus juga diperhatikan pengeluarannya bukan?

4. Tempat Menginap
Jika kamu berencana mendatangi beberapa tempat dengan jarak yang berjauhan di kota yang kamu pilih tadi, maka harus tahu juga di mana nantinya akan menginap. kamu bisa cari-cari informasi di website tour and travel, membanding-bandingkan harga, dan bahkan bisa mudah booking seperti juga saat kamu beli tiket pesawat Air Asia.


Nah, empat poin di atas benar-benar harus diperhatikan jika perjalanan kamu kali ini benar-benar random, ke tempat yang belum pernah kamu kunjungi. Sudah siap berpetualang hemat keliling nusantara dengan tiket murah pesawat Air Asia? Yuk ajukan cuti setelah tahu akan ke mana dan kapan perginya. Selamat berlibur!

Comments

  1. Sebelum pergi liburan ada baiknya baca baca dulu tips hehe

    ReplyDelete
  2. Wah keren, pageviewsnya udah ratusan ribu. Suka traveling, ya?

    nb ini aku dewinda dari kmmdk14 ^^

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Transformasi Universitas Negeri Yogyakarta dalam Mengedepankan Teknologi dan Pendidikan

Saya Agita Violy, seorang guru PAUD di sebuah kota kecil yang dikelilingi suara anak-anak, riuh tawa, dan mimpi-mimpi yang masih polos. Di ruang kelas sederhana itu, saya terus belajar. Belajar bukan hanya dari buku, tapi juga dari pertanyaan-pertanyaan lugu yang kadang justru mengajarkan saya tentang hidup. Suatu malam, setelah menidurkan anak dan menyelesaikan laporan pembelajaran, saya membuka laman Instagram Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) . Di sana, terpampang kabar tentang diluncurkannya Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) untuk jenjang Magister dan Doktor . Seketika, hati ini berdegup. Apakah ini artinya saya, dan ribuan guru lain di penjuru Indonesia, bisa menggapai mimpi akademik tanpa meninggalkan ruang kelas kami? Menengok UNY: Sebuah Perjalanan dari Masa ke Masa Source: KuliahAja.id UNY bukan kampus asing di telinga. Namanya melegenda sebagai salah satu kampus pendidikan terbaik di negeri ini. Dahulu dikenal sebagai IKIP Yogyakarta, kini UNY telah bermetamorfosis men...

Tragedi H-40 Menjelang Pernikahan

Foto diambil tahun 2013. Saat punggung nyeri karena naik gunung bawa beban berat. Premenstrual syndrome membuat saya menjadi perempuan yang menyebalkan. Hari itu, ibu membangunkan saya lebih pagi, agar bergegas menyiapkan sarapan dan berangkat ke kantor. Namun sikap malas saya membuat ibu jengkel dan menggerutu. Alih-alih bertengkar dan merusak suasana pagi, ibu memilih untuk bermain bersama anak bungsu dan cucu pertamanya, membiarkan saya yang tubuhnya seperti sapi gelonggongan ini teronggok di atas kasur, menahan perut yang mulai mulas tak karuan. Kakak saya yang baru belajar online shop tiba-tiba mengetuk pintu kamar. "Apa?", tanya saya sekenanya. Ia bertanya, apakah saya memiliki kardus untuk packing cheese-stick yang dijualnya. Ia sedang membutuhkan kardus ukuran besar untuk packing cheese-stick seberat 20 kilogram. Dengan ketus saya menjawab, "Nanya kardus ke saya. Memangnya saya pemulung?"

Jogjakarta dan Angkringan Wijilan

Stasiun Lempuyangan Saya kembali berada di dalam kereta menuju Jawa, tepatnya Lempuyangan, Jogjakarta. Kereta dengan tarif delapan puluh lima ribu rupiah ini terasa begitu panas, entah memang suhu bumi yang semakin naik atau memang keadaan gerbong kami yang memprihatinkan. Kebetulan saat itu kami mendapat gerbong paling belakang dengan air conditioner yang terlihat begitu lemah. Kembali ke Jogjakarta, namun dengan tim dan tujuan yang berbeda. Kalau biasanya Jogja hanyalah tempat untuk transit sebelum mendaki gunung, kali ini saya dan tim akan menghabiskan waktu di Jogja selama tiga malam tanpa harus memikirkan kerjaan kantor yang menggunung. Ini adalah kesempatan dimana kami dapat me-refresh pikiran untuk kembali menjadi sebuah tim yang solid dengan semangat baru.